Slot Online Bola Online Judi Bola Agen Tembak Ikan Online Slot Online Terbaik Asia Poker Ion Casino Agen Judi Online Agen Sbobet Bola Agen Judi Bola Sbobet Agen Sbobet Casino Agen joker123

Pimpinan Grup Kasino Australia Mundur dari Jabatannya

Pimpinan Grup Kasino Australia Mundur dari Jabatannya

Pimpinan Grup Kasino Australia Mundur dari Jabatannya – Crown Casino  adalah sebuah kompleks kasino dan hiburan di Southbank,  Melbourne, Victoria. Gedungnya terletak di pinggir Sungai Yarra dan di seberang sungai terdapat Melbourne Aquarium di CBD. Crown Entertainment Complex ato lebih dikenal dengan Crown Casino merupakan pusat hiburan terbesar di Australia dan juga mempunya sistem keamanaan yang sanagt ketat.

Crown Casino juga termasuk hotel, berbagai butik ternama seperti Louis Vuitton, serta beberapa restoran ternama seperti Nobu, food court, arena bermain dan bioskop. Kasinonya sendiri tidak langsung terbuka melainkan tertutup sehingga Crown Casino juga menjadi tempat Deposit Club388 Via OVO hiburan bagi keluarga dan anak muda. Di bagian luar yang menghadap Sungai Yarra, terdapat beberapa tugu yang pada malam hari menyemburkan api pada jam-jam tertentu.

Pimpinan grup kasino Australia Crown Resorts, Ken Barton, mundur dari jabatannya setelah diterpa skandal pencucian uang di dalam kasino tersebut. Grup tersebut juga dituding telah melakukan aktivitas ilegal selama beberapa tahun terakhir ini. Bagaimana awal ceritanya?

1. Pihak penyelidik menemukan bukti kegiatan yang dilakukan oleh Crown Resorts terhadap kegiatan kriminal

Dilansir dari BBC, pengunduran diri yang disampaikan oleh Ken Barton telah dikonfirmasi oleh pihak Crown Resorts pada hari Senin, 15 Februari 2021, waktu setempat. Pekan lalu, pihak penyelidik menemukan Crown tidak cocok untuk memegang lisensi permainan di New South Wales, yang berarti tidak dapat mengoperasikan permainan kasino yang baru dibangun di Sydney, Australia. Laporan itu juga menimbulkan adanya keraguan atas grup kasino Crown di beberapa kota Australia lainnya.

Crown, yang saat ini dimiliki oleh miliarder Australia, James Packer, dituding telah melakukan aktivitas ilegal selama beberapa tahun terakhir di beberapa kasino yang ada di Melbourne dan Perth. Kegiatan operasional di luar negeri telah menarik perhatian khusus setelah tuduhan bahwa perjalanan berbayar untuk para penjudi papan atas asal Tiongkok terkait dengan kelompok kriminal terorganisir. Dalam laporannya pekan lalu, Komisaris Penyelidikan setempat, Patricia Bergin, menemukan Crown telah memfasilitasi pencucian uang, mengekspos staf pada resiko penahanan di yurisdiksi asing, serta mengejar hubungan komersial dengan para individu yang terkait dengan kelompok kriminal.

2. Barton juga dituduh telah menyesatkan para pemegang saham grup kasino Crown Resorts

Skandal, Pimpinan Grup Kasino Australia Mundur dari Jabatannya

Barton telah bekerja di grup tersebut selama lebih dari satu dekade, di mana sebelumnya telah menjabat sebagai Kepala Keuangan, sebelum akhirnya menjadi Kepala Eksekutif sekaligus salah satu pimpinan di grup Crown Resorts pada tahun 2020 lalu. Ia juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia berkomitmen untuk membantu transisi kepemimpinan serta merasa sangat yakin karena bisnis ini berada di jalur yang benar untuk memulihkan kepercayaan dalam operasinya.

Komisaris Bergin juga menemukan Barton telah dituduh menyesatkan para pemegang saham pada rapat umum tahunan yang digelar tahun 2019 lalu, ketika dia mengatakan informasi umum sedang dibagikan antara Crown dan perusahaan milik James Packer, Consolidated Press Holdings (CPH), padahal kenyataannya informasi tersebut bersifat rahasia. Ia juga menilai Barton menunjukkan kurangnya penilaian dan wawasan yang serius tentang harapan standar tertinggi properti, kejujuran, serta kerjasama direktur perusahaan yang memegang lisensi kasino.

3. Beberapa hari sebelumnya, Direktur Crown Resorts, Andrew Demetriou, memutuskan mundur dari jabatannya

Skandal, Pimpinan Grup Kasino Australia Mundur dari Jabatannya

Sekitar 3 hari sebelumnya, Andrew Demetriou memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Crown Resorts meski ia berjanji untuk tetap mempertahankan reputasi nama baiknya. Dalam sebuah pernyataan, Demetriou mengatakan bukan keputusan yang mudah untuk mundur serta dia juga telah berpikir untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan ini. Ketua Independent Liquor and Gaming Authority (ILGA), Philip Crawford, mengatakan Demetriou perlu mundur dari jabatannya jika pihak Crown Resorts ingin memegang lisensi untuk kasino Barangroo ke depannya.

Pada hari Rabu, 10 Februari 2021, lalu dua pimpinan lainnya, Michael Johnston dan Guy Jalland, juga mundur dari grup tersebut. Crawford juga menilai keputusan yang diambil oleh para pimpinan tersebut merupakan awal yang baik. Selama penyelidikan yang digelar tahun 2020 lalu, Demetriou ditugaskan untuk merujuk pada catatan saat menjawab pertanyaan tentang tradisi perusahaan.