Slot Online Bola Online Judi Bola Agen Tembak Ikan Online Slot Online Terbaik Asia Poker Ion Casino Agen Judi Online Agen Sbobet Bola Agen Judi Bola Sbobet Agen Sbobet Casino Agen joker123

Inilah Destinasi Wisata Paling Populer & Asri di Singapura

Inilah Destinasi Wisata Paling Populer & Asri di Singapura

Inilah Destinasi Wisata Paling Populer & Asri di Singapura -Ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan  lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Ekowisata dimulai ketika dirasakan adanya dampak negatif pada kegiatan pariwisata konvensional. Dampak negatif ini bukan hanya dikemukakan dan dibuktikan oleh para ahli lingkungan tetapi juga para budayawan, tokoh masyarakat dan pelaku bisnis pariwisata itu sendiri. Mendengar Singapura, mungkin sebagian dari orang akan berpikir tentang bangunan megah yang berada di kota yang ramai dengan segala fasilitas lengkap yang dimilikinya.

Namun, Singapura tak hanya terkenal dengan berbagai download idn poker terbaru gedungnya yang modern dan menjulang tinggi. Negara ini juga ternyata mempunyai banyak ekowisata yang asri, sejuk, dan terawat dengan baik. Destinasi wisata ini tentu menjadi tempat yang ampuh menyegarkan pikiran.

1. Sungei Buloh Wetlands Reserve
5 Ekowisata Paling Populer di Singapura, Asri Banget!

Sungei Buloh Wetlands Reserve merupakan salah satu dari sedikit cagar alam yang belum tercemar di negara ini. Tempat ini juga terkenal sebagai situs yang sangat penting bagi keanekaragaman hayati, terutama untuk burung yang bermigrasi.

Situs ini adalah harta karun bagi pengunjung yang ingin lebih dekat dengan alam. Mereka juga akan melihat banyak satwa liar di sini, seperti buaya, burung, hingga kadal berukuran besar.

2. Tampines Eco Green
5 Ekowisata Paling Populer di Singapura, Asri Banget!

Jika ketenangan adalah apa yang pengunjung inginkan, maka Tampines Eco Green adalah tempatnya. Tempat ini dirancang khusus untuk mereka yang menyukai kehidupan hijau dan lingkungan pedesaan.

Taman ini agak kecil dibandingkan dengan banyak tempat lain. Namun, tempat ini memaksimalkan areanya dengan semak-semak menakjubkan yang menampung seluruh spesies dan ekosistem yang beragam.

3. Singapore Night Safari
5 Ekowisata Paling Populer di Singapura, Asri Banget!

Singapore Night Safari merupakan sebuah kebun binatang yang berfokus secara khusus pada hewan nokturnal. Terdapat serangkaian kegiatan yang bisa dilakukan di sini, mulai dari melihat banyak satwa liar yang berada di habitat aslinya hingga safari sungguhan di mana pengunjung bisa lebih dekat secara pribadi dengan sejumlah makhluk malam.

Hewan-hewan yang berada di sini juga termasuk beberapa spesies yang terancam punah.

4. Central Catchment Nature Reserve
5 Ekowisata Paling Populer di Singapura, Asri Banget!

Central Catchment Nature Reserve merupakan cagar alam terbesar di Singapura. Tempat ini adalah salah satu tempat paling indah dari tanaman hijau subur dan luas yang akan pengunjung temui.

Terdapat serangkaian hewan yang terancam punah. Seluruh kawasan hutan di area ini menutupi empat waduk Singapura.

5. Pulau Ubin
5 Ekowisata Paling Populer di Singapura, Asri Banget!

Pulau Ubin adalah surga alam yang masih alami. Pulau yang terletak di barat laut Singapura ini merupakan rumah bagi beberapa kampung atau desa tradisional.

Selain tampilan pedesaannya, tempat ini juga merupakan tempat yang menarik untuk mendaki atau bersepeda untuk menjelajahi keindahannya. Banyak juga pengunjunya yang melakukan aktifitas berolahraganya di sini.

Dampak berupa kerusakan lingkungan, terpengaruhnya budaya lokal secara tidak terkontrol, berkurangnya peran masyarakat setempat dan persaingan bisnis yang mulai mengancam lingkungan, budaya dan ekonomi masyarakat setempat.

Pada mulanya ekowisata dijalankan dengan cara membawa wisatawan ke objek wisata alam yang eksotis dengan cara ramah lingkungan. Proses kunjungan yang sebelumnya memanjakan wisatawan namun memberikan dampak negatif kepada lingkungan mulai dikurangi.